Puasa Rajab Tidak Bid’ah, Tetapi Sunnah

Bulan ini kita telah memasuki dalam bulan Rajab. Tidak sedikit kaum Muslimin di Indonesia, yang mentradisikan puasa Sunnah ketika memasuki bulan-bulan mulia seperti bulan Rajab. Persoalannya, setelah merebaknya aliran Salafi-Wahabi di Indonesia, beragam tradisi ibadah dan keagamaan yang telah berlangsung sejak masuknya Islam ke Nusantara, seperti puasa Sunnah di bulan Rajab selalu dipersoalkan oleh mereka…

Sebarkan Kebaikan Sekarang

Melafalkan Niat Dalam Ibadah, Sunnah atau Bid’ah?

Pertanyaan: Assalamu’alaikum wr wb. Ustadz Muhammad Idrus Ramli yang saya hormati. Sebagaimana dimaklumi, kaum Muslimin di Nusantara apabila mau melaksanakan suatu ibadah, memulainya dengan niat yang diucapkan atau dilafalkan. Misalnya dalam ibadah shalat, akan  berkata ushalli, dalam ibadah wudhu akan berkata nawaitu dan seterusnya. Belakangan ini ada sebagian kelompok yang mengharamkan dan membid’ahkan melafalkan niat…

Sebarkan Kebaikan Sekarang

Hakekat Rebo Wekasan (Rabu Terakhir) Safar

Setiap Rabu terakhir bulan Shafar, sebagian besar kaum Muslimin Nusantara melakukan shalat sunnah memohon kepada Allah SWT agar dijauhkan dari berbagai malapetaka. Hal ini didasarkan pada keterangan yang terdapat dalam kitab Mujarrabat al-Dairabi al-Kabir yang berbunyi begini: “Sebagian orang-orang yang ma’rifat kepada Allah menyebutkan, bahwa dalam setiap tahun akan turun tiga ratus dua puluh ribu…

Sebarkan Kebaikan Sekarang

Catatan Dialog Ust. Idrus Ramli dengan Wahabi di Batam, 28 Desember 2013

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh 1. Dalam dialog tersebut, perwakilan dari Ahlussunnah Wal-Jama’ah sebagai pembicara, hanya al-faqir Muhammad Idrus Ramli. Sedangkan Kiai Thobari Syadzili, hanya menemani duduk, tidak diberi waktu berbicara, kecuali 1 menit menjelang acara dihentikan. Sementara dari pihak Radio Hang atau Wahabi, adalah Ustadz Zaenal Abidin dan Ustadz Firanda Andirja. Isu-isu dari kaum…

Sebarkan Kebaikan Sekarang

Jawaban Terhadap Majalah Wahabi ‘AL-FURQON’ (Bagian 3)

– JAWABAN TERHADAP MAJALAH WAHABI AL-FURQON (Part III) Jawaban terhadap tulisan Ustadz Wahabi Abu Ahmad Arif Fathul Ulum bin Ahmad Saifullah, yang mengomentari buku kami “Membedah Bid’ah dan Tradisi”, dan “Buku Pintar Berdebat Dengan Wahabi” di Majalah al-Furqon, Sidayu Gresik Jawa Timur. SEPUTAR KITAB AHKAM TAMANNIL MAUT Sebagaimana dimaklumi, sejak tahun 1976 yang lalu, kaum…

Sebarkan Kebaikan Sekarang

Meluruskan Dusta Wahabi Firanda dalam artikel “Aswaja Sufi Meniru-niru Syi’ah atau Sebaliknya?” Part II

MELURUSKAN DUSTA WAHABI (FIRANDA) DALAM ARTIKELNYA “ASWAJA SUFI MENIRU-NIRU SYIAH..?? ATAUKAH SEBALIKNYA..??!!” (Part II). Lanjutan dari bagian pertama. Pada bagian berikut ini, Firanda Andirja banyak mengutip perkataan Khumaini, pemimpin Syiah Imamiyah Iran, lalu menyamakannya dengan kaum Shufi Ahlussunnah Wal-Jama’ah. Padahal dalam masalah tersebut, Wahabi-lah (atau Firanda Andirja-lah) yang sesat, bukan pendapat Khumaini. Berikut dialognya: WAHABI:…

Sebarkan Kebaikan Sekarang

Dusta Firanda (Wahabi): Ulama Syafi’iyah Mengingkari Bid’ah Hasanah?

MELURUSKAN DUSTA WAHABI (FIRANDA) DALAM ARTIKEL “ULAMA SYAFI’IYAH MENGINGKARI BID’AH” Ustadz Firanda Andirja seringkali menulis artikel di webnya, dengan mengutip pernyataan ulama Syafi’iyah, lalu disimpulkan sesuai dengan pemahamannya sendiri, bukan pemahaman ulama Syafi’iyah. Misalnya ia menulis artikel berjudul “Ulama Syafi’iyah Mengingkari Bid’ah”, maksudnya mengingkari bid’ah hasanah seperti yang diikuti oleh para ulama Syafi’iyah. Menurut Firanda,…

Sebarkan Kebaikan Sekarang