Klarifikasi Pertemuan Ponpes Sidogiri

sidogiri

KLARIFIKASI

Disampaikan oleh KH Muhibbul Aman Ali
(Dewan Pakar Annajah Center Sidogiri dan Staf Pengajar di Madrasah Miftahul Ulum Aliyah Pondok Pesantren Sidogiri)

1. Pertemuan ini berangkat dari keprihatinan para ulama terhadap Kiai Said Aqil dan dilaksanakan sebagai sarana untuk menasehati. Jadi semangatnya adalah nasehat dan maslahat, bukan untuk menjatuhkan.

2. Kami menyadari pertemuan ini rawan dimanfaatkan, baik oleh yang pro Kiai Said Aqil maupun yang kontra dengannya. Oleh karena itu, jauh sebelum terlaksananya acara ini, Habib Taufiq Assegaf berpesan agar acara ini jauh dari kesan menjatuhkan atau membela. Tujuan acara ini murni menasihati mumpung ada kiai-kiai sepuh, mumpung mereka mau memberi nasehat. Maka Habib Taufiq Assegaf bekerjasama dengan Sidogiri membentuk format acara.

3. Tadi malam, seusai acara, saya lihat acara ini menjadi isu yang menghawatirkan. Ada yang merespon positif, ada pula yang merespon negatif. Maka ba’da Maghrib, saya dipanggil ke ndalemnya Habib Taufiq Assegaf dan diminta untuk memberi penjelasan agar isu ini tidak semakin liar. Agar momen ini tidak dimanfaatkan oleh kedua kubu.
Yang jelas, forum ini bukan untuk menjatuhkan. Kalau sampai ini dianggap menjatuhkan maka pihak yang dinasehati tidak akan mendengar dan menerima nasehat.
Forum ini juga bukan untuk mendukung. Kita tidak mendukung. Prinsipnya satu, selama masih benar dan di jalan yang haqq kita dukung. Tapi kalau ada kesalahan kita ingatkan.

4. Tadi malam, Habib Taufiq Assegaf juga menegaskan dan menyuruh saya untuk menulis, “Tulis pesan saya bahwa selama pimpinan kita masih benar, kita dukung. Tapi kalau dia salah, wajib kita ingatkan. Kita tidak ada niatan untuk menjatuhkan.

Bahkan beliau mengatakan, kalau ada kelompok yang mencari-cari kesalahannya berarti dia ambisi, sedangkan kelompok yang selalu memuja dan membela meskipun salah berarti dia pengecut, munafik dan penjilat.

Kita tidak kedua-duanya. Kita hanya ingin mengembalikan NU seperti garis yang ditetapkan oleh salafuna sh-shalih, KH Hasyim Asy’ari.

5. Sidogiri dipilih sebagai tempat acara karena di sini dulu KH Hasyim Asy’ari minta restu kepada Kiai Nawawie sepuh (al-Maghfur lah KH Nawawie bin Noerhasan) ketika akan mendirikan NU. Berangkat dari Sidogiri, dimulai kebaikan Nahdlatul Ulama.
=======================

Memang sulit jadi penengah, selalu babak belur dari kanan kiri, tapi akhirnya semua memahami, Alhamdulillah…
Semoga Allah senantiasa menuntun kita semua pada jalan yang benar..
Aamiin..

Sebarkan Kebaikan Sekarang
loading...

Santri Admin

Santri Admin has written 847 articles

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>