Bedah Kitab :SAMPAINYA PAHALA BACAAN AL-QUR’AN UNTUK ORANG YG SUDAH MENINGGAL

SYARHUSH SHUDUR BI SYARHIL MAWTA MAL QUBUR 4

BAGIAN KE TIGA

Halaman 270

Al-Qadhi Abu Bakar bin Abdul Baqi’ al-anshari menuturkan riwayat dari dari salmah bin ‘Ubaid. Disebutkan bahwa Hammad al-Makki berkata, “Pada suatu malam aku pernah pergi ke beberapa kuburan di Mekkah. Kemudian, aku meletakkan kepalaku di atas sebuah kuburan hingga aku tertidur. Setelah itu aku bermimpi melihat para penghuni kukbur duduk melingkar. Lalu aku bertanya, “Apakah hari kiamat telah tiba?” Jawab mereka, “Tidak, hanya saja ada seseorang dari saudara kami yang membaca surah al-Ikhlas dan memberikan pahalanya kepada kami.”

‘Abdul Aziz menceritakan hadits dari Anas bin Malik r.a. Disebutkan bahwa Rsulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang memasuki kuburan, lalu ia membaca surat Yasin, maka Allah akan memberikan kepada mereka, sedangkan dia akan memperoleh kebaikan sejumlah penghuni kubur yang ada di sana.”

Mengenai hadits, “Bacakanlah surah Yasin untuk orang-orang yang sudah meninggal dunia.” Imam al-Qurthubi berkata bahwa bacaan surat Yasin ini pantas dibaca di sisi orang ketika akan meninggal dunia, juga pantas dibaca di sisi kuburannya.

Mengenai pendapat tersebut, aku berkata (maksudnya pengarang) bahwa pendapat yang pertama merupakan pendapat ulama jumhur, sedangkan pendapat yang kedua merupakan pendapat Ibnu ‘Abdul Wahid al-Maqdisi.

Di dalam kitab “Ihya ‘Ulumuddin” karya Imam al-Ghazali dan kitab “Al-‘Aqibat” karya Imam ‘Abdul Haq dari Imam Ahmad bin Hanbal mengatakan bahwa: “Apabila kalian memasuki pekuburan, maka bacakanlah surah Al-Fatihah, surah Al-Falaq, surah An-Nas, dan surah Al-Ikhlas, kemudian hadiahkanlah bacaan tersebut kepada para penghuni kubur”. Maka sesungguhnya hal itu bisa sampai kepada mereka.”

Imam Al-Qurthubi mengatakan pula bahwa pernah juga dikatakan bagi pembacanya akan mendapatkan pahala bacaan Al-Qur’an itu, sedangkan orang yang sudah meninggal dunia akan mendapatkan pahala bacaan karena mendengarkannya. Dengan demikian rahmat Allah akan mengiringinya. Allah SWT berfirman:

وَإِذَا قُرِىءَ ٱلْقُرْآنُ فَٱسْتَمِعُواْ لَهُ وَأَنصِتُواْ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

“Dan apabila dibacakan Al-Qur’an, dengarkanlah baik-baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kalian mendapat rahmat. (Q.S. Al-A’raf {7}: 204).

Selanjutnya Imam Al-Qurthubi mengatakan, “Tidaklah jauh di dalam kemurahan Allah SWT mengiringinya pahala bacaan Al-Qur’an dan memperdengarkannya secara bersamaan, serta sampainya pahala bacaan Al-Qur’an tersebut yang dihadiahkan kepada orang yang sudah meninggal dunia, meskipun orang itu tidak mendengar, seperti halnya sedekah dan do’a.”

Imam Al-Qurthubi mengatakan pula bahwa sebagian ulama kita mengambil dalil atas manfaatnya bacaan Al-Qur’an bagi si mayit di sisi kuburannya berdasarkan hadits Rasulullah saw mengenai pelepah kurma yang dibelah dua oleh beliau dan ditancapkan pada dua kuburan seraya bersabda, “Mudah-mudahan pelepah kurma ini akan meringankan penghuni kedua kuburan tersebut selama ia belum mengering (masih basah) !”

Berkaitan dengan hadits tersebut, Imam Al-Khuthabi mengatakan, “Yang demikian itu, menurut para ulama, karena segala sesuatu – selama masih tetap hijau (belum mengering) dan masih utuh – bertasbih hingga ia mengering, atau berubah warna hijaunya, atau potong dari batangnya.”

Halaman Berikutnya Pages 4

Sebarkan Kebaikan Sekarang

Pages:

loading...

Avatar

KH. Thobary Syadzily has written 70 articles

Beliau adalah Cicit dari Syaikh Nawawi Banten yang sangat gigih berdakwah untuk Islam Ahlusunnah Waljamaah

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>