Sumbangan Kematian

Permasalahan

Banyak di pedesaan dan perkotaan, kegiatan-kegiatan sosial yang dilakukan oleh umat islam yang dinamakan kumpulan kematian denghan syarat /perjanjian antara lain:

  • Tiap anggota harus membayar Rp. 50,_ tiap bulan.
  • Tiap-tiap anggota yang meninggal dunia mendapat belanja kematian rata-rata Rp. 2000,-

Bagi anggota yang sudah lama, sudah barang tentu jumlah uang yang dibayarkan tiap bulan tadi cukup banyak misalnya. Misalnya Rp. 5000,- tetapi andaikata anggota tersebut wafat tentunya dia hanya mendapat bantuan belanja kematian dari kumpulan tadi sebesar Rp. 2000,- sehingga menurut perhitungan uang anggota tersebut masih sisa Rp. 3000,-. Uang sisa tadi menjadi milik siapa?

Bagi anggota yang masih baru sudah barang tentu uang yang dibayarkan kepada kumpulan masih sedikit, misalnya Rp. 500,- tetapi andaikata dia wafat maka tentu akan mendapat belanja kematian sebanyak Rp. 2000,-

Jawaban

Uang tersebut milik jam’iyyah.

Dasar Pengambilan Dalil

Dalilu al-falihin jilid. II: 576-577

عن أبي موسى الأشعري رضي الله عنه قال: قال رسول الله ص.م. إن الأشعريين إذا أرملوا (فني أزوادهم ) في الغزو وقلّ طعامهم بالمدينة (أى محل إقامتهم) جمعوا ما كان عندهم في ثوب واحد ثم اقتسموابينهم في إناء واحد بالسوية فهم مني وأنا منهم (متفق عليه). قال المصنف وليس المراد من القسمة هنا المعروفة في كتب الفقه بشروطها..الخ

Dari Abi Musa al-As’ari Ra. Ia berkata: Rosulullah Saw, bersabda: sesungguhnya golongan as’ari kehabisan bekal di pertempuran, atau semakin menipis makanan keluarganya dikota (madinah). Maka mereka semua mengumpulkan apa yang ada disisinya pada pakaian satu, kemudian membaginya diantara mereka semua dengan sama dalam satu tempat. Mereka semua golongan saya dan saya adalah termasuk dari golongan mereka. (HR. mutafaq alaih).

Takmilah al-majmu’, XIII: 155

قد يقال إن عقود التأمين تجرى دائما مع شركات مساهمة يمكن أن تعتبر شركات تعاونية على الخير والبر يتعاون أصحاب الأسهم…الخ

Terkadang dikatakan sesungguhnya transaksi (ikatan) kepercayaan berlaku selamanya bersama perkumpulan yang terbagi (giliran) bisa jadi dikatakan perkumpulan ta’awuniyah (tolong menolong) atas kebaikan , dan berbuat baik untuk menolong teman-teman yang masuk dalam daftar giliran.

Asy syarwani, VI: 298

أما الهبة للجهة العمة فإن الغزالى جزم فى الوجيز بالصحة وتوفق فيه الرافعي ثم قال ويجوز أن يقوله الجهة العامة بمنزلة المسجد فيجوز بمليكهما الهبة كما يجوز الوقف عليها فيقبلها القاضى اهـ. وقضية الحاق الهبة لللجهة العامة بالوقف عليها في الصحة أن لايشترط القبول.

Adapun hibah ( pemberian) untuk tujuan /jalan yang umum, maka imam ghozali dala kitab al-wajiz menyakini atas diperbolehkannya adan imam al-rofi’i diam dalam hal itu. Kemudian ia menyatakan boleh jika dikatakannya: tujuan yang umum itu menempati kedudukan masjid maka boleh memberikan hak milik dengan hibah. Seperti bolehnya waqof terhadapnya maka yang menerima adalah al-Qodhi. Persesuaian menyamakan hibah untuk umum dengan waqof padanya didalam keafsahanya adalah tidak ada syarat harus diterima.

Al-jami’lilahkamil Qur’an Qurtubi, hal. 33

ياأيها الذين أمنوا أوفوا بالقعود.قال الزجاج المعنى: أوفوا بعقد الله عليكم وبعقدكم بعضكم على بعض.

Wahai orang-orang yang beriman tepatilah dengan janji. Az zujaj berkata artinya: tepatilah kalian semua dengan janji Allah atas kalian semua dan janji kalian, sebagian diantara kalian dengan sebagian yang lain

Riyadlu sl-sholihin wa-syarhi dalailu al-falahin, II: 576-577

 

Sumber : Muktamar NU Probolinggo Probolinggo 1981

Koleksi Bahtsul Masail yang dimiliki oleh KH. A. Masduqi Machfudh, termasuk arsip Kolom Bahtsul Masail dari majalah PWNU Jawa Timur Aula, Bahtsul Masail Wilayah (PWNU) Jawa Timur, dan Bahtsul Masail pada muktamar maupun pra-muktamar NU. Ponpes  Nurul Huda Malang

Sebarkan Kebaikan Sekarang
loading...

Bahtsul Masail

Bahtsul Masail has written 152 articles

Lembaga Bahtsul Masail atau disingkat LBM adalah sebuah lembaga yang berkecimpung pada pembahasan masalah-masalah kekinian yang berkembang di Masyarakat dengan berpedoman pada Al Quran dan Al Hadits dan Kutub at Turats para mujtahid terdahulu.

Dalam kategori ini terdapat dua macam hasil musyawarah bahtsul masail yaitu
Hasil Bahtsul Masail yang diselenggarakan oleh LBM NU dan Hasil Bahtsul Masail yang diselenggarakan oleh Forum Musyawarah Pondok Pesantren Se Jawa Madura atau disingkat FMPP. Kedua lembaga ini masing-masing berdiri secara otonom dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan karena telah melalui pembahasan yang matang.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>