Hukum Pemimpin Wanita

Berkat pesatnya usaha peningkatan sumber daya manusia dimungkinkan jabatan eksekutif negara diusulkan oleh orsospol untuk wanita. Berdasar petunjuk hadits:

لن يفلح قوم ولوا امرهم إمرأة (أخرجه البخارى عن ابى بكرة)

Sepertinya tertutup bagi muslimah untuk menjabat kepala negara (Presiden). Bolehkah jabatan wakil Presiden atau wakil ketua MPR dipercayakan kepada wanita?

Jawaban:

Jabatan Wakil Presiden dalam konteks sistem ketatanegraan RI (UUD 1945) terdapat hak prerogatif yang mandiri, sedangkan jabatan wakil ketua MPR berbentuk kepemimpian kolektif sehingga tidak seutuh bentuk jabatan imamah al-‘udzma, karenanya musyawirinmemandang masalah wanita menjabat Wapres atau Wakil Ketua MPR tergolong masalah mu’amalah al-haditsah dan termasuk masalah khilafiyah.

Mujtahidin di jajaran madzhab empat melarang atas dasar analog antara Wakil Presiden dengan Presiden. Hanya saja Ibnu Jarir Ath-Thabary, seperti terkutip dalam Ikhtilaful Fuqaha’, memperbolehkan jabatan imamatul ‘udzma danqadli mahkamah syari’ah dipercayakan kepada wanita, karenanya Wakil Presiden pun boleh dijabat wanita.

Dasar Pengambilan:

  • المــيزان الــكبرى جزء 2 ص. 153
  • فــيض القــدير بشــرح الجــامع الصغــير جزء 5 ص. 303
  • الإرشــاد إلى قـواطـع الأدلــة ( إمـام الحـرمـين الجـوينى ) ص. 427
  • فـضـائح البــاطنــة ص. 180
  • فتح البــارى / شـرح الجــامع البخـارى جزء 8 ص. 128

Sumber : Muktamar NU Probolinggo Poso 1997

Koleksi Bahtsul Masail yang dimiliki oleh KH. A. Masduqi Machfudh, termasuk arsip Kolom Bahtsul Masail dari majalah PWNU Jawa Timur Aula, Bahtsul Masail Wilayah (PWNU) Jawa Timur, dan Bahtsul Masail pada muktamar maupun pra-muktamar NU. Ponpes  Nurul Huda Malang

Sebarkan Kebaikan Sekarang
loading...

Bahtsul Masail

Bahtsul Masail has written 152 articles

Lembaga Bahtsul Masail atau disingkat LBM adalah sebuah lembaga yang berkecimpung pada pembahasan masalah-masalah kekinian yang berkembang di Masyarakat dengan berpedoman pada Al Quran dan Al Hadits dan Kutub at Turats para mujtahid terdahulu.

Dalam kategori ini terdapat dua macam hasil musyawarah bahtsul masail yaitu
Hasil Bahtsul Masail yang diselenggarakan oleh LBM NU dan Hasil Bahtsul Masail yang diselenggarakan oleh Forum Musyawarah Pondok Pesantren Se Jawa Madura atau disingkat FMPP. Kedua lembaga ini masing-masing berdiri secara otonom dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan karena telah melalui pembahasan yang matang.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>