247. Suntik, infus dan Puasa

Toni Imam Tontowi >>
suntik sama infus itu mbatalin puasa ataukah tidak?
    • Iwan Fathi Fauzan >> Ada 5 lubang bagi laki-laki dan 6 bagi perempuan. Jika masuk sesuatu yang kelihatan (ainiyah) ke dalamnya, maka batal lah puasanya.
      Yaitu Lubang:
      1.Hidung
      2.Telinga
      3.Mulut
      4.Dubur
      5.Kemaluan
      6.Susu (bagi perempuan)
      [Kitab Sabilul Muhtadin]
      Di kitab tersebut juga disebutkan tiada batal puasanya karena memasukkan jarum suntik, karena kulit tidak termasuk lubang yang terbuka yang 5 atau 6 ini. Ini mazhab Imam Syafi’i ‘alaihi ridhwanulloh wa ardhoh. Kalau mazhab Imam Maliki ditambah mata (maka bercelak membatalkan puasa menurut mazhab beliau ‘alaihi ridhwanulloh wa ardhoh).
      Wallahu a’lam. Mohon dikoreksi. Maaf tidak menyertakan teks kitabnya.
    • Raden Mas LeyehLeyeh>> Adapun hukum suntik bagi orang yang berpuasa, maka boleh jika dalam keadaan darurat. Namun ulama’ berbeda pendapat dalam masalah suntik membatalkan puasa atau tidak ?
      Pendapat pertama : Membatalkan secara mutlak. Karena sampai ke dalam tubuh.
      Pendapat kedua : Tidak membatalkan secara mutlak. Karena sampainya ke dalam tubuh bukan melalui lubang yang terbuka
      Pendapat ketiga : diperinci sebagai berikut :
      1. Jika suntikan tersebut berisi suplemen, sebagai pengganti makanan atau penambah vitamin, maka membatalkan puasa. Karena ia membawa makanan yang dibutuhkan ke dalam tubuh.
      2. Jika tidak mengandung suplemen (hanya berisi obat), maka diperinci :
      a. Apabila disuntikkan lewat pembuluh darah maka membatalkan puasa.
      b. Disuntikkan lewat urat-urat yang tidak berongga maka tidak membatalkan puasa.
      روضة الطالبين وعمدة المفتين – (ج 1 / ص 274)
      فصل في مبيحات الفطر في رمضان وأحكامه : فالمرض والسفر مبيحان بالنص والاجماع كان مقيما صحيح البدن ثم شرط كون المرض مبيحا أن يجهده الصوم معه فيلحقه ضرر يشق احتماله على ما ذكرنا من وجوه المضار في التيمم. ثم المرض إن كان مطبقا فله ترك النية بالليل وإن كان يحم وينقطع نظر إن كان محموما وقت الشروع فله ترك النية وإلا فعليه أن ينوي من الليل ثم إن عاد واحتاج إلى الافطار أفطر وشرط كون السفر مبيحا كونه طويلا ومباحا ولو أصبح صائما ثم مرض في أثناء النهار فله الفطر ولو أصبح مقيما صائما ثم سافر لم يجز له فطر ذلك اليوم وقال المزني يجوز وبه قال غيره من أصحابنا.
      التقريرات السديدة / 452
      حكم الإبرة : تجوز للضرورةو ولكن اختلفوا في ابطالها للصوم على ثلاث اقوال :
      1. ففي قول : انها تبطل مطلقا لأنها وصلت الى الجوف.
      2. وفي قول : انها لا تبطل مطلقا ، لأنها وصلت الى الجوف من غير منفذ مفتوح.
      3. وقول فيه تفصيل – وهو الأصح- : اذا كانت مغذية فتبطل الصوم, واذا كانت غير مغذية فننظر : اذا كان في العروق المجوفة-وهي الأوردة- : فتبطل، واذا كان في العضل – وهي العروق غير المجوفة – فلا تبطل
    • Edy Humaidi >>> Saya copaskan dri Bahtsul masaile wong NU..
      Monggo dicerna ==>>Berobat dalam keadan puasa
      Indeks > Masail > Aula > Tahun
      1997 > 35
      Saya adalah seorang karyawan
      rumah sakit Islam di Mojokerto
      dan sering menjumpai
      permasalahan sebagaimana di
      bawah, khususnya di bulan
      Ramadlan ini. Adapun
      permasalahannya itu sebagai
      berikut:
      1. Bagamana hukumnya
      orang puasa yang diberi
      injeksi/suntikan?
      2. Bagaimana hukumnya
      orang yang berpuasa
      dipasang infus?
      3. Bagaimana hukumnya
      orang puasa yang diberi
      obat tetes mata/tetes mata
      atau tetes telinga?
      Jawaban:
      1. Orang yang berpuasa dan
      disuntik, puasanya tidak
      batal, sebab obat yang
      dimasukan melalui injeksi
      itu adalah ke dalam daging,
      dan tidak ke dalam rongga
      badan.
      Dasar pengambilan Kitab Al
      Mahali, Hamisy dari Kitab Al
      Qalyubi juz 2 halaman 56:
      ﻭَﻟَﻮْ ﺍَﻭْﺻَﻞَ ﺍﻟﺪَّﻭَﺍﺀَ
      ﻟِﺠَﺮَﺍﺣَﺔٍ ﻋَﻠَﻰ ﺍﺳَّﺎﻕِ
      ﺍِﻟَﻰ ﺩَﺍﺧِﻞِ ﺍﻟَّﻠﺨْﻢِ ﺍَﻭْ
      ﻏَﺮَﺯَ ﻓِﻴْﻪِ ﺳِﻜَّﻴْﻨًﺎ
      ﻭَﺻَﻠَﺖْ ﻣُﺤَّﻪُ ﻟَﻢْ
      ﻳُﻔْﻄِﺮْ ﻷَِﻧَّﻪُ ﻟَﻴْﺲَ
      ﺑِﺠَﻮْﻑٍ.
      Andaikata seseorang
      menyampaikan obat bagi
      luka betis sampai luka
      kedalam daging, atau
      menancapkan pisau pada
      betis tersebut sampai ke
      sumsum, maka hal itu tidak
      sampai membatalkan
      puasanya, daging itu bukan
      rongga badan.
      2. Infus yang diberikan
      kepada pasien itu ada dua
      macam, meskipun caranya
      sama, yaitu infus untuk
      memasukan obat dan infus
      untuk memasukan
      makanan. Namun yang
      jelas, kedua macam infus
      tersebut dilakukan dengan
      memasukan jarum infus ke
      dalam saluran darah.
      Masalahnya sekarang,
      apakah saluran darah itu
      oleh ilmu kedokteran
      dianggap rongga seperti
      usus yang menjadi saluran
      makanan, maka
      memasukan jarum injeksi
      ke dalam urat nadi tersebut
      oleh ilmu kedokteran tidak
      di anggap rongga seperti
      usus, maka memasukan
      jarum injeksi itu tidak di
      masukan melalui jarum
      infus tersebut adalah bahan
      makanan.
      Sebab orang yang di infus
      dengan bahan makanan,
      yang terkadang beberapa
      tube, dia akan sanggup
      hidup meskipun berbulan-
      bulan meskipun tanpa
      makanan dan minuman
      lewat mulutnya. Maka
      ditinjau dari kandungan
      hikmah disyariatkan puasa,
      memasukan bahan
      makanan melalui jarum
      infus dapat membatalkan
      puasa.
      Dasar pengambilan Kitab Al
      Mahalli, Hamisy dari Kitab Al
      Qalyubi juz 2 halaman 56:
      ﻭَﻟَﻮْ ﻃَﻌَﻦَ ﻧَﻔْﺴَﻪُ ﺍَﻭْ
      ﻃَﻌَﻨَﻪُ ﻏَﻴْﺮُﻩُ ﺑِﺎِﺫْ ﻧﻪِ
      ﻓَﻮَﺻَﻞَ ﺍﻟﺴِّﻜِﻴْﻦُ
      ﺟَﻮْﻓَﻪُ ﺃَﻓْﻄَﺮَ.
      Dan andaikata seorang
      menikam dirinya sendiri
      atau orang lain menikam
      dirinya dengan izinnya,
      kemudian pisaunya sampai
      pada rongga, maka hal itu
      membatalkan puasanya.
      3. Memasukan obat tetes ke
      dalam telinga hukumnya
      membatalkan puasa.
      Memasukkan obat tetes
      mata tidak membatalkan
      puasa.
      Dasar pengambilan Kitab Al
      Fiqhul Manhaji ala
      Madzahibil Imam Asy Syafi’i
      halaman 84:
      ﻓَﺎ ﻗَﻄْﺮَﺓُ ﻣِﻦَ ﺍﻷُﺫُﻥِ
      ﻣُﻔْﻄِﺮَﺓٌ, ﻷَﻧَّﻬَﺎ
      ﻣَﻨْﻔَﺪٌ ﻣَﻔْﺘُﻮْﺡٌ.
      ﻭَﺍﻟْﻘَﻄْﺮَﺓُ ﻓِﺂ ﺍﻟْﻌَﻴْﻦِ
      ﻏَﻴْﺮُ ﻣُﻔْﻄِﺮَﺓٍ ﻷَِﻧَّﻪُ
      ﻣَﻨْﻔَﺪٌ ﻏَﻴْﺮُ ﻣَﻔْﺘُﻮْﺡٍ.
      Maka tetesan ke dalam
      lubang dari telinga adalah
      membatalkan puasa, karena
      telinga itu adalah lubang
      yang terbuka. Dan tetesan
      kedalam mata itu tidak
      membatalkan puasa, karena
      mata itu lubang yang tidak
      terbuka. 
Sebarkan Kebaikan Sekarang
loading...

PISS-KTB

PISS-KTB has written 4222 articles

Group facebook ini bernama PUSTAKA ILMU SUNNI SALAFIYAH – KTB, selanjutnya disebut dengan PISS-KTB. KTB merupakan kependekan dari Kenapa Takut Bid’ah. Apa Beda PISS - KTB dibanding dengan grup yang lain yang juga punya visi - misi sama ?
silahkan Kontak kami

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>