Mufti Wahabi Membolehkan Suguhan Makanan Ta’ziyah

Suatu ketika, seorang mantan wahabi (MW) berduka cita karena salah seorang keluarganya meninggal dunia. Lalu teman lamanya yang masih wahabi (W) datang berta’ziyah. Akhirnya si mantan wahabi yang menjadi Ahlussunnah Wal-Jama’ah ini menyuguhkan makanan bagi teman akrabnya tersebut. Ternyata, teman akrab tersebut menolaknya dan tidak mau menyantap makanan tersebut. Akhirnya terjadilah dialog seperti ini. MW:…

Sebarkan Kebaikan Sekarang