Biografi Habib Alwi bin Seggaf Assegaf, Pasuruan

Biografi Habib Alwi bin Seggaf Assegaf, Pasuruan

MEMBAWA TAWADHU HINGGA KE LIANG LAHAD

Menjelang haul Habib Alwi yang akan diadakan pada hari ini, Ahad, 7 Mei 2017 jam 08.00 pagi di makam beliau di Kebon Agung Paauruan, mari kita simak sekilas biografi beliau.

Al Habib Alwi bin Segaf Assegaf lahir di Seiwun pada tanggal 13 Ramadhan 1227 H. Beliau tumbuh dan terdidik dalam asuhan ayahnya al Habib Segaf Assegaf. Setelah menginjak usia tamyiz, beliau memulai belajar al Quran sampai khatam dengan sempurna beserta tajwidnya. Kemudian beliau mempelajari berbagai cabang ilmu agama dari banyak ulama pada masanya di sekitar Hadramaut. Adapun Syaikh futuhnya adalah al Habib al Arif billah Sayidina Ali bin Muhammad al Habsyi. Setelah mendapatkan izin dari gurunya, al Habib Ali bin Muhammad al Habsyi, beliau berangkat menuju Jawa pada tahun 1306 H. Yang menemani beliau dalam perjalanan adalah al Quthub al Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf. Beliau termasuk guru pertama yang mengajarkan berbagai ilmu agama di Madrasah al Khairiyah Surabaya. Kemudian beliau menetap di kota yang diberkahi Pasuruan. Beliau wafat pada tanggal 17 Sya`ban tahun 1336 H. Termasuk dari pada yang hadir adalah al Habib Muhammad bin Ahmad al Muhdhar, bahkan beliau termasuk yang memasukan al Habib Alwi ke lahad karena di antara keduanya terjalin kecintaan yang dalam. Di masa hidup Al Habih Alwi, Al Habib Muhammad berharap agar diijinkan mencium tangan beliau namun al Habib Alwi selalu menolak karena tawadhu.

Keduanya sama-sama menganggap saudaranya lebih utama dari dirinya. Ketika al Habib Muhammad menyingkap pipi al Habib Alwi untuk diletakan ke tanah sebagaimana sunahnya, beliau berkata, “Di masa hidupmu aku berharap untuk mencium tanganmu namun engkau selalu menolaknya, kini aku akan mencium pipimu.” Kemudian beliau merunduk agar dapat menciumnya namun jenazah al Habib Alwi memalingkan wajah seakan menolak untuk dicium. Al Habib Muhammad kemudian menceritakan itu kepada dua orang lain yang ikut membantu di lahad. Lalu Beliau merunduk kedua kali untuk memastikan karomah al Habib Alwi, ternyata jenazah al Habib Alwi kembali memalingkan wajah. #

Sebarkan Kebaikan Sekarang
loading...

Santri Admin

Santri Admin has written 832 articles

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>