Forsan Salaf has written 242 articles

Forsan Salaf adalah situs yang dikelola Yayasan Sunniyah Salafiyah. Memuat bahasan-bahasan ilmiah yang mendalam dan bisa dipertanggungjawabkan. Seluruh isi telah disaring dan dikaji ulang oleh sebuah tim yang berada di bawah pengawasan Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf.

Comments

comments

7 thoughts on “Hakekat Shalat Yang Sebenarnya

  1. abizaki says:

    Assalamu’alaikum,

    Mohon diberikan petunjuk bagaimanakah kiat2nya agar kita bisa khusyuk dalam melaksanakan ibadah sholat?
    wassalamu’alaikum

  2. sri says:

    Assamu’alaikum,

    Mohon nasihatnya, saya sedang bertobat kepada Allah SWT atas dosa2 yang telah saya perbuat, sehingga sekarang ini saya sedang dihinggapi rasa berdosa, dan saya terus mencoba melakukan sholat dengan khusuk(tapi itu hanya Allah yg tahu). dan krn merasa berdosanya saya mencoba terus memahami arti2 dari bacaan2 di dlm sholat dan didalam sholat tsb saya menangis. pertanyaan saya apa hukumnya menangis didlm sholat? dan apa boleh kita berdzikir dan berdoa sambil melihat buku dan berdoa menggunakan bahasa indonesia?

  3. wa’alaikum salam WR>WB

    menangis dalam sholat diperbolehkan semenjak tidak mengeluarkan suara,
    apabila mengeluarkan suara lebih dari satu huruf maka dapat membatalkan shalat.

    doa dan bedzikir tidak dikhusukan hanya memakai bahasa arab karena allah memahami segala bahasa makhluk,akan tetapi khusus pada waktu sholat wajib menggunakan bahasa arab,dan apabila mengucapkan bahasa selain bahasa arab maka batal sholatnya.

  4. ahmad ito'ullah says:

    assalamualaikum…?
    bagai mana cara nya agar supaya orang awan seperti saya ini bisa khusu’ dalam ber ibadah….?
    mohon di bantu…..

  5. @ Ahmad ito’ullah, wa’alaikum salam wr. wb.
    Cara agar bisa lebih khusyu’ ketika shalat adalah dengan memahami apa yang dibaca ketika shalat, mengerti makna dan hikmah dari perintah shalat itu sendiri yaitu menyambung hubungan antara hamba dengan Tuhannya Allah SWT. Oleh karena itu, ketika kita kurang memahami arti dari apa yang kita baca ketika shalat, maka kita berusaha untuk mengetahuinya dengan belajar atau bertanya kepada yang mengetahuinya.
    Dan untuk lebih mengenal dan lebih mengagungkan Allah, maka dengan belajar mengetahui sifat-sifat Allah SWT, dengan dasar keimanan hingga didapatkan pengagungan Dzat Allah dalam hati kita.
    Ketika semua ini didapatkannya, maka disetiap hubungan antara dirinya dengan Allah dalam shalat, dirinya tidak akan memikirkan selain Dzat Allah yang sekarang sedang dia sembah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>