Kenali Ciri – Ciri Syiah

MENGENALI CIRI KHAS SEKTE SYIAH

Oleh Von Edison Alouisci

images (3)
Anda mungkin menduga bahwa selama ini saya hanya bicara kejahilan dan kedangkalan kaum sekte wahabi.padahal ada byk tulisan saya juga bicara syiah semisal di blog.

Nah biar Wahabiyun matanya MELEK dari koar koar memfitnah saya dgn tuduhan “ente syiah laknatulloh” asal mulutnya mangap alias nyunah kesiangan,sebaiknya saya ingatkan buat para wahabiyun kacangan tentang ciri khas syiah yg sama saja belagunya dengan wahabiyun.

buat aswaja awam mudah mudah juga bisa mewaspadai sekte syiah selain wahabrot.

Ada 15 point penting yg perlu kita ketahui dari ciri kaum syiah.ciri-ciri pengikut Syi’ah ini
sangat mudah dikenali, kita dapat memperhatikan
sejumlah cirri-ciri berikut:

1. Mengenakan songkok hitam dengan bentuk tertentu. Tidak seperti songkok yang dikenal
umumnya masyarakat Indonesia, songkok mereka
seperti songkok orang Arab hanya saja warnanya
hitam.

2. Tidak shalat jum’at. Meskipun shalat jum’at
bersama jama’ah, tetapi dia langsung berdiri setelah imam mengucapkan salam. Orang-orang akan mengira dia mengerjakan shalat sunnah,
padahal dia menyempurnakan shalat Zhuhur empat
raka’at, karena pengikut Syi’ah tidak meyakini keabsahan shalat jum’at kecuali bersama Imam yang ma’shum atau wakilnya.

3. Pengikut Syi’ah juga tidak akan mengakhiri shalatnya dengan mengucapkan salam yang dikenal kaum Muslimin, tetapi dengan memukul kedua
pahanya beberapa kali.

4. Pengikut Syi’ah jarang shalat jama’ah karena mereka tidak mengakui shalat lima waktu, tapi yang mereka yakini hanya tiga waktu saja.

5. Mayoritas pengikut Syi’ah selalu membawa At- Turbah Al-Husainiyah yaitu batu/tanah (dari Karbala) yang digunakan menempatkan kening ketika sujud bila mereka shalat tidak didekat orang lain.

6. Jika Anda perhatikan caranya berwudhu maka Anda
akan dapati bahwa wudhunya sangat aneh, tidak seperti yang dikenal kaum Muslimin.

7. Anda tidak akan mendapatkan penganut Syi’ah
hadir dalam kajian dan ceramah Ahlus Sunnah wal jamaah (aswaja)

8. Anda juga akan melihat penganut Syi’ah banyak-
banyak mengingat Ahlul Bait; Ali, Fathimah, Hasan dan Husain radhiyallahu anhum.

9. Mereka juga tidak akan menunjukkan penghormatan
kepada Abu Bakar, Umar, Utsman, mayoritas sahabat dan Ummahatul Mukminin radhiyallahu anhum.

10. Pada bulan Ramadhan penganut Syi’ah tidak langsung berbuka puasa setelah Adzan maghrib; dalam hal ini Syi’ah berkeyakinan seperti Yahudi
yaitu berbuka puasa jika bintang-bintang sudah nampak di langit, dengan kata lain mereka berbuka bila benar-benar sudah masuk waktu malam.
(mereka juga tidak shalat tarwih bersama kaum Muslimin, karena menganggapnya sebagai bid’ah)

11. Mereka berusaha sekuat tenaga untuk menanam
dan menimbulkan fitnah antara jamaah salaf dengan jamaah lain, sementara itu mereka
mengklaim tidak ada perselisihan antara mereka
dengan jamaah lain selain salaf. Ini tentu tidak
benar.

12. Anda tidak akan mendapati seorang penganut Syi’ah memegang dan membaca Al-Qur’an kecuali jarang sekali, itu pun sebagai bentuk taqiyyah (kamuflase), karena Al-Qur’an yang benar menurut mereka yaitu al-Qur’an yang berada
di tangan al-Mahdi yang ditunggu kedatangannya.

13. Orang Syi’ah tidak berpuasa pada hari Asyura, dia hanya menampilkan kesedihan di hari tersebut. berbeda dgn aswaja.cuma wahabiyun saja asal omong nuduh syiah semua hanya karena hari asyura.maklum..wahabiyun wawasan cingkrang !!

14. Mereka juga berusaha keras mempengaruhi kaum wanita khususnya para mahasiswi di perguruan tinggi atau di perkampungan sebagai langkah awal untuk memenuhi keinginannya melakukan mut’ah dengan para wanita tersebut bila nantinya mereka
menerima agama Syi’ah. Oleh sebab itu Anda akan dapati…(point 15)

15. Orang-orang Syi’ah getol mendakwahi orang-orang
tua yang memiliki anak putri, dengan harapan anak putrinya juga ikut menganut Syi’ah sehingga dengan leluasa dia bisa melakukan zina mut’ah
dengan wanita tersebut baik dengan sepengetahuan ayahnya ataupun tidak. Pada
hakikatnya ketika ada seorang yang ayah yang menerima agama Syi’ah, maka para pengikut Syi’ah yang lain otomatis telah mendapatkan anak gadisnya untuk dimut’ah.

Tentunya setelah mereka
berhasil meyakinkan bolehnya mut’ah. Semua kemudahan, kelebihan, dan kesenangan terhadap syahwat ini ada dalam diri para pemuda, sehingga
dengan mudah para pengikut Syi’ah menjerat mereka bergabung dengan agama Syi’ah.

Ciri-ciri mereka sangat banyak. Selain yang saya sebutkan di atas masih banyak ciri-ciri lainnya, sehingga tidak mungkin bagi kita untuk menjelaskan semuanya di sini.

Namun cara yang paling praktis ialah dengan memperhatikan raut wajah. Wajah mereka merah
padam jika Anda mencela Khomeini dan Sistani, tapi bila
Anda menghujat Abu Bakar, Umar, Utsman, Aisyah dan
Hafshah, atau sahabat-sahabat lainnya radhiyallahu anhum tidak ada sedikitpun tanda-tanda kegundahan diwajahnya.

Nah para wahayun otak cingkrang sudah paham ?
Kalo kagak bisa nalar juga sebaiknya cuci otak lagi.
.

buat saudaraku aswaja..semoga bermanpaat dan salam ukhuwah selalu.

Sebarkan Kebaikan Sekarang
loading...

Von Edison Alouisci

Von Edison Alouisci has written 18 articles

Masih Muda,Gaul,energik berasal dari Palembang Darussalam atau dikenal dengan kota hadramautnya Indonesia.dengan namanya yang ASING ditelinga dan lidah Indonesia sesungguhnya beliau Adalah ISLAM tulen sebagaimana umumnya nama nama EROPA barat yang beragama Islam.

beliau Adalah
-Peneliti dan penulis lepas paham paham ajaran Islam berpaham As sawad al a`zhom
-Senior/Ahli Bidang Tehnik Electro dan Electronika Disalah satu Perusahaan besar milik negara
-Anggota ORARI (Organasasi Radio Amatir Republik Indonesia) dgn Callsign YD4LLZ dibawah Lisensi Kominfo
-Cukup Menguasai Tehnologi IT
-Jebolan Al quds University,gaza.Palestina
-Berguru dengn beberapa Ulama secara langsung diberbagai tempat.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>