Pernahkah Idolamu Memikirkan Dirimu?

PERNAHKAH IDOLAMU MEMIKIRKAN DIRIMU ?

Ketika anda dilanda sakit dan kesusahan pernahkan idola-mu, artis pujaan-mu memikirkan dan perhatian kepada keadaan-mu ?

Tapi berbeda dengan Nabi kita Muhammad saw, ketika kita lupa kepadanya, ketika kita sering menyakiti hatinya dengan tidak patuh kepada aturannya namun beliau tetap ingat dan cinta kepada kita sampai di akherat.

Diriwayatkan di dalam hadits yang panjang ketika Nabi Muhammad saw bertanya kepada Malaikat Jibril tentang tingkatan-tingkatan neraka, kemudian Jibril menjawab dengan sangat jelas tentang tingkatan-tingkatan neraka sekaligus penghuninya. Namun tetapi setelah jibril menyebut tingkatan ke enam Jibril terdiam dan tidak ingin melanjutkan ke tingkatan neraka ke tujuh, lalu Nabi bertanya “Wahai Jibril kenapa engkau tidak memberi tahu aku mengenai penghuni neraka ke tujuh ?”
Jibril menjawab “Wahai Nabi Muhammad, Apakah engkau ingin tahu penghuni neraka ke tujuh?” Nabi Muhammad saw “Ya…aku ingin tahu”
Jibril “orang-orang yang mempunyai dosa besar dari golongan umat-Mu mereka meninggal tidak sempat bertobat kepada Allah swt.

Mendengar jawaban dari Jibril Nabi Muhammad saw langsung pingsan tidak sadarkan diri, ketika siuman Nabi Muhammad saw berkata “Sungguh besar musibahku, Apakah benar ada di antara ummatku yang masuk neraka?”
Jibril menjawab “Ya benar umatmu yang meninggal membawa dosa besar” Menangislah Rosulullah saw dan Malaikat Jibril.

Dari hadits di atas, patutlah kita merenung.
Masihkah kita mengidolakan artis-artis yang tidak pernah mengenal kita, tidak sedikit pun memberi manfaat kita di atas dunia ini, lalu kita lupakan Rasulullah Saw yang sejak 1438 tahun lalu menangisi kita dan siap menolong kita kelak di hari kiamat?

Semoga di tahun baru ini kita bisa menumbuhkan cinta yang baru pada kekasih dunia akhirat. Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam.

Selamat memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad saw.

Sebarkan Kebaikan Sekarang
loading...

Ustadz Ja'fu Al Haddar

Ustadz Ja'fu Al Haddar has written 38 articles

Pendidikan : thn 2004-2006 di darullugho waddakwah raci pasuruan yang diiasuh hb.zainal abidin bin hasan baharun, dan thn 2006-2011 di sunniyah salafiyah pasuruan yang diasuh hb.taufiq bin abdul kadir assegaf, lulus jurusan lugho.

Kegiatan : pengajar tetap di pondok sunniyah salafiyah, menjadi ketua bidang sarana dan prasarana yayasan sunniyah salafiyah, pengajian rutin tiap malam minggu di masjid segaf pasuruan, tiap malam rabu d salah satu desa dikota pasuruan winongan, tiap bulan pengisi pengajian dimajlis manaqiban syech abdul kadir al-jailani.

Comments

comments

One thought on “Pernahkah Idolamu Memikirkan Dirimu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>