Ustadz Shofi Moehadjir

Ustadz Shofi Moehadjir has written 5 articles

Penulis adalah santri “nduduk” di PP. Tarbiyatun Nasyiin Paculgowang Diwek Jombang, sebelumnya juga pernah mengenyam pendidikan di MA Muallimin PP. Mambaul Maarif Denanyar Jombang.

Menyibak Tabir Dibalik Hari Asyura

MENYIBAK TABIR DIBALIK HARI ASYURA’ Tak terasa kita sudah memasuki tahun 1437 Hijriyah. Artinya, banyak perbuatan-perbuatan yang semestinya kita renungi selama satu tahun silam. Jika selama satu tahun kemarin kita ditakdirkan bisa melaksanakan kebaikan, maka ada beberapa kalimat tanya yang musti kita ajukan dalam benak kita. Diantaranya, seberapa banyak amal ibadah yang kita tampilkan di…

PESAN SOSIAL DAN KEMANUSIAN DALAM HAJI

Hajji secara bahasa adalah al-qashdu yang berarti kesengajaan. Sedangkan secara syara’ haji memiliki definisi menyengaja ke baitullah, tanah haram (makkah) guna menunaikan ritual ibadah. Haji merupakan suatu ragam ibadah yang wajib dilaksanakan. Pada tahun 6 atau 9 Hijriyah, ibadah haji diwajibkan kepada umat muslim yang mapan secara finansial maupun fisiknya, kewajiban tersebut atas dasar firman…

Menuju Pesantren Sebagai Pusat Pendidikan Di Indonesia

  Adalah KH. M. Abd. Aziz Manshur Pengasuh PP. Tarbiyatun Nasyiin Paculgowang Jombang yang mendifinisikan Pondok Pesantren sebagai lembaga pendidikan yang sebenarnya sama dengan yang lain, hanya saja objek yang dikaji lebih berorientasi pada nilai-nilai keagamaan, hal ini difungsikan agar kader-kader yang mengenyam bangku di Pesantren memiliki bekal di dunia maupun di akhirat.[1] Sejalan dengan…

Kitab Kuning Sudah Tidak Relevan [?]

RELEVANSI KITAB SALAF DI ERA MODERN Di era yang semarak akan modernisasi ini, Pesantren yang selama ini dikenal dengan tradisionalisnya dipaksa untuk mengikuti arus perkembangannya zaman. Mau tidak mau ciri khas yang dulu melekat di tubuh pesantren, kini harus tergeser, bahkan tergusur. Tradisi-tradisi warisan leluhur semakin hari semakin terkikis. Para Pengasuh (baca; Kiai) lebih memilih…

Ada Surga Dan Bidadri Dalam Masjid

Kita diciptakan oleh Allah SWT. di muka bumi ini tak lain, supaya mau beribadah dan bertaqarrub kepadaNya, sesuai dengan firman Allah yang sering kita dengar dalam Surat ad-Dzariyaat ayat 56. وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُوْنَ Artinya : “Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku”. Bahkan dalam salah satu penafsiran…